Tak kunjung selesai jalan merindu engkau wahai tuan pemenuh hati
Tak kuat hamba menuntun rasa yang lantas terlalu sering timbul namun terlalu sering pula tenggelam.
*untuk yang tak henti-hentinya diingat.
Tak kunjung selesai jalan merindu engkau wahai tuan pemenuh hati
Tak kuat hamba menuntun rasa yang lantas terlalu sering timbul namun terlalu sering pula tenggelam.
*untuk yang tak henti-hentinya diingat.
Dasar gila!
Iya kau paling bisa membuatku gila
Menunggu pesan datang lewat angin, jari-jari, matamu dan apa saja , apa saja..
Dasar gila!
Iya aku gila dengan setia menunggu pesanmu lewat angin, jari-jari, matamu dan apa saja, apa saja..
Depok, Ruang karaoke.
2 Mei 2014, 12.15 am.
Dan sedang menunggu pesanmu (lagi)